PERSAINGAN BUAH LOKAL DAN BUAH
INFORT DIPASARAN
Kerjasama
pemerintah Indonesia dengan Negara-negara lain dalam bidang ekonomi memberikan
beberapa dampak negatif dibeberapa bidang seperti
pertanian, perdagangan, peternakan dan sebagainya. Dalam bidang perdagangan,
kerjasama ekonomi ini mengatur beberapa aspek salah satunya buah import yang
telah merajai pasar tradisional maupun pasar modern di seluruh Indonesia.
Buah-buah import yang
didatangkan dari sejumlah Negara telah mempengaruhi penjualan buah lokal. Buah
import yang didatangkan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan buah
lokal sperti warna yang lebih menarik, rasanya lebih enak dan buahnya lebih
tahan lama. Sedangkan buah lokal yang cenderung hadirnya musiman, buahnya tidak
tahan lama dan warnanya kurang menarik. Hal ini membuat konsumen yang semula
mengkonsumsi buah lokal menjadi beralih ke buah import.
Pedagang buah Nyoman
Sulasmi menyatakan “ buah yang lebih laris dipasaran adalah buah import”
ujarnya. Pendapat yang sama juga dinyatakan oleh salah satu pembeli Luh Suci, “
saya lebih memilih buah import karena buah import itu lebih tahan lama dan
warnanya lebih menarik dibandingkan buah lokal. Kepopulelar buah import
mengalahkan buah lokal, itu disebabkan
karena para konsumen lebih memilih buah import.
Tokoh : Nyoman Sulasmi dan Luh Suci
Alur : Alur Campuran
Pesan : Kita sebagai masyarakat seharusnya lebih mencintai buah lokal
daripada buah import, meskipun buah lokal buahnya musiman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar